202111.03
0
1

500 KARKUN INDONESIA HADIRI IJTIMA DUNIA DI RAIWIND, PAKISTAN

Kurang lebih 500 karkun (Pekerja Dakwah) Indonesia ikut berpartisipasi dalam Ijtima Dunia 2021 di Raiwind, Pakistan. Raiwind adalah sebuah kota kecil disalah satu provinsi Pakistan yaitu Punjab yang berjarak kurang lebih 25 km dari kota Lahore. Bagi mahasiswa Indonesia yang belajar di Pakistan sudah tak asing lagi mendengar kata Raiwind yang mana disana terdapat sebuah Madrasah Arabia Raiwind dan merupakan pusat Jamaah Tabligh terbesar dinegeri Ali Jinnah. Banyak santri yang datang dari berbagai penjuru dunia untuk belajar ilmu dakwah dan ilmu agama lainnya seperti Hadits, Tafsir dan sebagainyaDisana terdapat Masjid Jami’ Raiwind yang setiap harinya tak pernah sepi akan jamaah dan sangat hidup oleh kegiatan dakwah ila Allah, taklim wa’taalum, dzikir ibadah, serta khidmat/pelayanan.

Ratusan jamaah keluar masuk setiap harinya, dari Masjid Raiwind tersebut dikirim jamaah dakwah ke berbagai penjuru dunia. Konon, tidak ada satupun negara di dunia ini yang belum pernah didatangi oleh jamaah tabligh, Masyaallah. Betapa besarnya pengaruh jamaah tabligh bagi umat islam, ketika banyak orang yang lupa ataupun lalai akan kewajiban kepada Allah SWT, mereka senantiasa mengajak dan mengingatkan sesama muslim untuk kembali kejalan yang benar. Kita tahu bahwa sesungguhnya kehidupan didunia beserta kenikmatan-kenikmatan yang ada didalamnya hanyalah bersifat sementara dan kehidupan yang sesungguhnya  adalah kehidupan akhirat. Allah sudah berfirman didalam kitabnya:

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ ۖ وَلَلدَّارُ الْآخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” (QS. Al An’am: 32)

Perlu diketahui sebagai seorang muslim kita harus saling mengingatkan dan saling berlomba-lomba dalam kebaikan agar tercapai kehidupan yang aman, tenang, tentram, dan damai. Di Raiwind banyak orang yang bekerja dan mengabdikan dirinya dengan ikhlas dan semata-mata hanya mengharap ridha Allah SWTSetiap tahunnya Raiwind mengadakan ijtima akbar yang mana setiap jamaah tabligh dari berbagai negara berkumpul disatu tempat serta belajar bagaimana hakikat dan tujuan dakwah yang sesungguhnya.

Khusus untuk jama’ah dari luar Pakistan, karena kendala bahasa dan budaya maka disediakan tempat khusus dan terpisah dari tempat orang-orang lokal (Pakistani), mereka akan dijamu dan dihormati dengan baik. Biasanya ijtima ini diadakan selama 3 hari dan setelah itu ada kegiatan khuruj, banyak jamaah tabligh yang memiliki waktu senggang mendaftarkan diri untuk ikut keluar (khuruj) dengan waktu yang berbeda-beda, ada yang tiga hari, empat puluh hari bahkan ada yang sampai setahun. Para pengikut ijtima akan berpencar setelah sholat berjamaah untuk mendengarkan bayan dari ulama-ulama dan untuk jama’ah luar Pakistan tidak perlu khawatir dengan kendala bahasa urdu karena disana sudah disediakan para penerjamah dari berbagai bahasa, mulai dari arab, inggris, melayu dan sebagainya.

Ijtima’ atau ijtimak, berasal dari bahasa Arab. Yang secara bahasa memiliki makna: bertemu, berkumpul, berhimpun, bersidang, bergabung, bersatu. Sejak dimulainya dakwah wa tabligh oleh (Alm.) Maulana Muhammad Ilyas Al-Kandahlawy sejak tahun 1923an, tradisi Ijtima Ulama Tabligh senantiasa digelar di 3 tempat, yakni : Ijtima Raiwind, Pakistan setiap bulan November ; Ijtima Tonggi di Bangladesh setiap bulan Januari dan di Arab Saudi, pada musim haji tahun ganjil.

Madrasah Arabia Raiwind sendiri dulunya diketuai oleh (Alm.) Maulana Abdul Wahab. Sesungguhnya banyak diantara orang/ jamaah yang tersentuh hatinya ketika sudah berada di Raiwind, karena disana kita diajarkan gambaran hidup tentang kehidupan para sahabat, tabi’in, dan tabi’it-tabi’in, yakni gambaran tentang perjuangan, ilmu, dzikir dan gerakan-gerakan islami yang indah. Dapat kita simpulkan bahwa salah satu tujuan jamaah tabligh ini adalah membuat perbaikan terhadap  manusia diseluruh dunia dengan jalan dakwah serta menyebarkan perasaan aman, keamanan dan kedamaian diseluruh pelosok dunia.Sedangkan, tempat berkumpul untuk di Indonesia adalah Masjid Al Muttaqien Ancol, Jalan Rumah Sakit Paru-paru, Rt. 10/Rw. 3, Sunter Agung, Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta.  Wallahua’alam.


UNOFFICIAL  TRANSLATION  :

Karkun Indonesia attended World Ijtima 2021 in Raiwind, Pakistan

Approximately 500 karkun (Dakwah Workers) from Indonesia participated in the 2021 World Ijtima in Raiwind, Pakistan. Raiwind is a small town in the Pakistani province of Punjab, which is approximately 25 km from the city of Lahore. For Indonesian students studying in Pakistan, it is familiar to hear the word Raiwind, where there is an Arabia Raiwind Madrasa and is the center of the largest Tablighi Jamaat in Ali Jinnah’s country. Many students come from various parts of the world to study da’wah and other religious knowledge such as Hadith, Tafsir and so forth right here. There is the Jami ‘Raiwind Mosque which is never empty of worshipers every day and is very lively by da’wah activities ilaAllah, taklim wa’taalum, dhikr and worship, and solemnity/service or khidmat as well.

Hundreds of pilgrims come and go every day, from the Raiwind Mosque, da’wah pilgrims are sent to various parts of the world. It is said that there is not a single country in the world that has never been visited by a tabligh congregation, Masyaallah. How great is the influence of the tabligh congregation for Muslims, when many people forget or neglect their obligation to Alloh Subhanawata’ala, they always invite and remind fellow Muslims to return to the right path. We know that the real life in this world and the pleasures that are in it are only temporary and the real life is the life of hereinafter. Alloh the almighty has said in holy Qur’an :

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَعِبٌ وَلَهْوٌ ۖ وَلَلدَّارُ الْآخِرَةُ خَيْرٌ لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ ۗ أَفَلَا تَعْقِلُونَ

“And there is no life of this world, other than play and jest. And verily the abode of the Hereafter is better for the righteous. Then do you not understand?”  (QS. Al An’am: 32)It should be known that as a Muslim we must remind each other and compete with each other in goodness in order to achieve a safe, calm,  and peaceful life. In Raiwind, many people work and dedicate themselves sincerely and simply hope for the pleasure of Alloh Subhanawata’ala. Every year, Raiwind holds a grand ijtima where every tabligh congregation from various countries gathers in one place and learns about the true nature and purpose of da’wah. Especially for pilgrims from outside Pakistan, due to language and cultural constraints, a special place is provided and separate from the place of the locals (Pakistanis), they will be treated and respected well. Usually this ijtima is held for 3 days and after that there are khuruj activities, many tabligh congregations who have free time register to go out (khuruj) with different times, some three days, forty days and some up to a year. The followers of ijtima will disperse after the congregational prayers to listen to the parables of the scholars and for the congregation outside Pakistan there is no need to worry about the Urdu language barrier because there are already provided translators from various languages, ranging from Arabic, English, Malay and so on. Ijtima ‘or ijtimak, comes from Arabic. Which linguistically has a meaning: meet, gather, assemble, convene, join, unite. Since the beginning of da’wah wa tabligh done by (the late) Maulana Muhammad Ilyas Al-Kandahlawy since 1923, the tradition of Ijtima of Tablighi’s Ulama has always been held in 3 places, namely: Ijtima Raiwind, Pakistan every November; Ijtima Tonggi in Bangladesh every January and in Saudi Arabia, during the hajj season of the odd year. Madrasah Arabia Raiwind itself was previously chaired by (the late) Maulana Abdul Wahab. In fact, many of the people/congregations were touched when they were in Raiwind, because there we were taught a vivid picture of the life of the companions, tabi’in, and tabi’it-tabi’in, namely a description of struggle, knowledge, dhikr and movements as well as beautiful Islamic movement. We can conclude that one of the goals of this tabligh congregation is to make improvements to people around the world by means of da’wah and to spread feelings of calm, security and peaceful life in all corners of the world. However, the place to get together in Indonesia is at Masjid Al Muttaqien, Jln. Rumah Sakit Paru-paru, Rt. 10/Rw. 3, Sunter Agung, North Jakarta City, DKI Jakarta. Wallahua’alam.    

 


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *