202111.08
0
0

RIBUAN JEMAAH BERGERAK FISABILILLAH DARI MEDAN IJTIMA DUNIA PHASE I DI RAIWIND, PAKISTAN

Alhamdulillah, Ijtima Raiwind Phase I dari tanggal 4-8 November 2021 telah usai dan dihadiri kurang lebih 7 Juta para pekerja dakwah (Karkun) dari seluruh penjuru dunia.

Ijtima’ atau ijtimak, berasal dari bahasa Arab. Yang secara bahasa memiliki makna: bertemu, berkumpul, berhimpun, bersidang, bergabung, bersatu. Sejak dimulainya dakwah wa tabligh oleh (Alm.) Maulana Muhammad Ilyas Al-Kandahlawy sejak tahun 1923an, Ijtima Pertama digelar pada tanggal 9 Juli 1953 yang mana (Alm.) Maulana Yusuf Rah pun hadir. Sejak tahun 1951 Masjid Raiwind sudah ada halaman, namun majma’ yang hadir di Ijtima’ masih sedikit.

Setelah Ijtima selesai, Maulana Yusuf Rah mengumpulkan orang-orang lama kemudian beliau Bayan: “Bahwa ini adalah Markaz dan Markaz akan ramai dengan Pengorbanan, Markaz mana saja yang dihidupkan dengan uang maka Markaz itu akan jadi sebab kesesatan, dan Markaz mana saja yang dihidupkan dengan pengorbanan maka di kemudian hari akan jadi Asbab Hidayah.” Beliau melanjutkan “ Dan Markaz ini harus dihidupkan oleh orang-orang yang siap bai’at pada saya sampai maut, sebab ini bukan kerja 4 bulan ataupun 40 hari. Kalau dibilang ini kerja 4 bulan, 40 hari, artinya semua waktu untuk Usaha Dunia, nanti kalau ada sisa masa baru saya akan keluar. Hari ini kita jadikan Tabligh seperti mana peminta-peminta, kasihlah saya satu rupee, kasih saya satu rupee. Maka kadang ada yang datang minta 40 hari, kita pun kasih 40 hari kepada orang tabligh yang memeinta itu.”

Maulana Yusuf Rah mengatakan: “Ini kerja bukan 4 bulan, 40 hari, tapi ini adalah kerja seumur hidup untuk Ummat ini, maka kalian harus bawa ummat dalam kerja ini. Untuk itu harus ada beberapa orang yang siap berbaiat pada saya, sampai mati tidak akan meninggalkan Markaz ini, kalau kelaparan maka tidak ada roti, dan kalau kehausan maka bukan tanggung jawab kami untuk menyediakan air, kalau sampai sakit maka bukan tanggung jawab kami untuk bawa obat, dan tidak akan lari dari sini dan tidak akan pergi kemanapun tanpa musyawarah, dan tidak goyang dari sini, maka siapa yang siap?

Ini tasykilan yang sangat luar biasa dari Maulana Yusuf Rah, maka ada 18 orang telah mencatatkan nama mereka, disaat mereka berdiri, maka yang pertama kali berdiri adalah Syaikh Muhtaram Haji Abdul Wahab Sahb Rah.

Sejak saat itu, sudah menjadi tradisi bahwa Ijtima Dunia Tabligh senantiasa digelar di 3 tempat, yakni : Ijtima Raiwind, Pakistan setiap bulan November ; Ijtima Tonggi di Bangladesh setiap bulan Januari dan di Arab Saudi, pada musim haji tahun ganjil. Adapun program Ijtima Dunia 2021 di Raiwind, Pakistan sesuai dengan hasil musyawarah pada hari Kamis, tanggal 4 November 2021 pukul 21.00 diisi sebagaimana berikut :

JUM’AT, 5 November 2021

BAYAN SHUBUH               :    MAULANA ABDURRAHMAN MUMBAI

BAYAN LEPAS JUM’AT      :    MAULANA ISMAIL GHODRA

BAYAN ASHAR                  :    MAULANA ZUHAIRUL HASAN

BAYAN MAGHRIB             :    MAULANA AHMAD LAT


SABTU, 6 November 2021

BAYAN SHUBUH              :     MAULANA RABIUL HAQ BANGLADESH

BAYAN DZUHUR              :     MAULANA UMAR FARUQ BANGLADESH

BAYAN ASHAR                 :     H FARUQ BANGLORE

BAYAN MAGHRIB            :     MAULANA IBRAHIM DEWLA


AHAD, 7 November 2021

BAYAN HIDAYAH               :   MAULANA KHURSYID

NASEHAT & DO’A AKHIR IJTIMA’ :    MAULANA IBRAHIM DEWLA

Kemudian, setelah Bayan Hidayah dan Do’a Akhir, terbentuklah jemaah-jemaah gerak yang disebar sesuai kemampuan masing-masing ke seluruh alam. Adapun komposisi jemaah yang bergerak sebagai berikut :

  1. Jemaah 1 tahun dan 7 bulan ada 34 jemaah Luar Negeri.
  2. Jemaah 7 bulan Dalam Negeri (gerak di Pakistan) ada 80 jemaah.
  3. Jemaah 4 Bulan ada 143 jemaah
  4. Jemaah 40 hari ada 1.398 jemaah yg telah dikeluarkan

Alhamdulillah Semoga Allah Merahmati Ijtema Dunia Phase II di Raiwind, Pakistan yang akan digelar dari tanggal 11 s/d 15 November 2021.

Sedangkan, tempat berkumpul untuk di Indonesia adalah Masjid Al Muttaqien Ancol, Jalan Rumah Sakit Paru-paru, Rt. 10/Rw. 3, Sunter Agung, Kota Jakarta Utara, DKI Jakarta.  Wallahua’alam.

UNOFFICIAL TRANSLATION :

THOUSANDS OF PILGRIMS MOVE FISABILILLAH FROM WORLD IJTIMA AREA   PHASE I IN RAIWIND, PAKISTAN

Alhamdulillah, Ijtima Raiwind Phase I from November 4-8, 2021 has ended and was attended by approximately 7 million da’wah workers (Karkun) from all over the world.

Ijtima’ or ijtimak, comes from Arabic. Which linguistically has a meaning: meet, gather, assemble, convene, join, unite. Since the beginning of da’wah wa tabligh by (the late) Maulana Muhammad Ilyas Al-Kandahlawy since 1923, the First Ijtima was held on July 9, 1953 in which (the late) Maulana Yusuf Rah was also present. Since 1951, the Raiwind Mosque has had a courtyard, but the majma’ present in Ijtima’ are still few.

After the Ijtima was completed, Maulana Yusuf Rah gathered the old dakwah workers and he said his Bayan: “That this is a Markaz and Markaz will be crowded with Sacrifice, any Markaz that is lived with money then that Markaz will be the cause of error, and any Markaz that is lived with sacrifice then in the future will be Asbab Hidayah. ” He continued “And this Markaz should be revived by people who are ready to pledge allegiance to me until death, because this is not a work of 4 months or 40 days. If it is said that this work is 4 months, 40 days, it means all the time for World Business, later if there is a new time left I will go khuruj. Today we make Tabligh like the beggars, kindly give me one rupee, give me one rupee. So sometimes someone comes to ask for 40 days, we also give 40 days to the tabligh people who ask for it. ”

Maulana Yusuf Rah said: “This work is not 4 months, 40 days, but this is a lifetime’s work for this Ummah, so you have to bring the Ummah in this work. For that there must be some people who are ready to pledge allegiance to me, until they die they will not leave this Markaz, if we are hungry there is no bread, and if we are thirsty it is not our responsibility to provide water, if we get sick it is not our responsibility to bring medicine, and will not flee from here and will not go anywhere without musyawaroh (deliberation), and will not be shaken from here, then who is ready?” This is a very unusual tasykilan from Maulana Yusuf Rah, then there are 18 people have recorded their names, when they stood, then the first to stand was Shaykh Muhtaram Haji Abdul Wahab Sahb Rah. Since then, it has become a tradition that the World Tablighi Ijtima is always held in 3 places, namely: Ijtima Raiwind, Pakistan every November; Ijtima Tonggi in Bangladesh every January and in Saudi Arabia, during the Hajj season in odd years. The 2021 World Ijtima program in Raiwind, Pakistan according to the results of the musyawaroh (deliberation) on Thursday, November 4, 2021 at 21.00, is filled out as follows:

FRIDAY, 5 NOVEMBER 2021

BAYAN SHUBUH : MAULANA ABDURRAHMAN MUMBAI

BAYAN AFTER JUM’AT : MAULANA ISMAIL GHODRA  INDIA

BAYAN ASHAR : MAULANA ZUHAIRUL HASAN KHDHLAWI INDIA

BAYAN MAGHRIB :  MAULANA AHMAD LAT INDIA


SATURDAY, 6 NOVEMBER 2021

BAYAN SHUBUH :  MAULANA RABIUL HAQ BANGLADESH

BAYAN DZUHUR :  MAULANA UMAR FARUQ BANGLADESH

BAYAN ASHAR :   H FARUQ BANGLORE – INDIA

BAYAN MAGHRIB : MAULANA IBRAHIM DEWLA  INDIA


SUNDAY/AHAD, 7 NOVEMBER 2021

BAYAN HIDAYAH :  MAULANA KHURSYID PAKISTAN

ADVICE & FINAL DO’A OF IJTIMA’ : MAULANA IBRAHIM DEWLA INDIA

Then, after the advice (Bayan Hidayah) and the Final Prayer, congregations were formed that were spread according to their respective abilities to the whole world. As for the composition of the congregation that moves as follows: A.  1 year and 7 month congregations there are 34 Overseas      congregations. B.  7 month pilgrimage Domestic (movement in Pakistan) there are       80 pilgrims. C.  4 Month Congregation There are 143 congregations D.  40 -day pilgrimage There are 1,398 pilgrims who have been      going in the path of Alloh.

Alhamdulillah, may Allah give mercy as well as blessing on the Phase II World Ijtema in Raiwind, Pakistan which will be held from 11 to 15 November 2021.

Meanwhile, the gathering place for those in Indonesia is Masjid Al Muttaqien Ancol, Jalan Hospital Lung, Rt. 10/Rw. 3, Sunter Agung, North Jakarta City, DKI Jakarta. Wallahua’alam.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *