202104.21
0
0

TIM MJA HADIRI SIDANG PEMBUKTIAN & KESAKSIAN TAMBAHAN DARI PIHAK PARA PENGGUGAT DI PN CIKARANG 

M. JUNAEDI, SUDIRO & MOH. TAMRIN HADIRI SIDANG PEMBUKTIAN & KESAKSIAN TAMBAHAN DARI PIHAK PARA PENGGUGAT DI PN CIKARANG 

CIKARANG – Adv. M. Junaedi, A.Md., S.H., CIL, Adv. KBP (P.) H. Sudiro, S.H., M.H., dan Adv. Moh. Tamrin, S.H., dari Kantor Hukum M. Junaedi & Rekan (MJA Law Office), yang berkedudukan di Jln. Dr. Ratna Raya No. 34A, Jatibening, Pondokgede, Kota Bekasi (Gedung 212 – Goro, sebrang RM Kampung Kecil) dan/atau Jl. Taman Heliconia Blok HP1, Tanah Apit No. 33A, Pusaka Rakyat, Kec. Tarumajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat 17214 dan/atau  Jln. Garuda 6 Blok H13-15, Rt. 03/024, BGA 2, Sumberjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi 17519, telah menghadiri sidang pembuktian dan kesaksian tambahan dari para  penggugat terkait sengketa tanah di Desa Karanghaur, Kec. Pebayuran dengan nomor perkara : 256/Pdt.G/2020/PN. Ckr pada hari Rabu, tanggal 21 April 2021.

Dalam sidang pembuktian ini ketiga Kuasa Hukum para penggugat mengajukan 7 lembar akta bukti tambahan, sehingga kesemuanya adalah 75 lembar akta bukti yang kebanyakan copy dari dokumen asli milik para penggugat dan sudah dileges oleh Kantor Pos. Sementara saksi yang diajukan kesemuanya 4 orang. Salah seorangnya adalah Bapak Ujang A.S., yang dulu pernah menjadi Sekretaris Desa Sumbersari dan membubuhkan tanda-tangannya di Akta Jual Beli No. 144/V/Kec.Pbyrn/1981, tanggal 26 September 1981.

Hal yang menarik dari tambahan pembuktian para  penggugat adalah ditemukannya bukti pembanding yakni Akta Jual Beli No.: 363/2011 yang mana tanah tersebut milik Ny. Supinah Binti Emod (Tergugat I) yang dijual kepada H.M. Supardi (Penggugat I) dan dr. Jamil Muslim, M.M. (Penggugat III) yang saat ini dijadikan Jasa Cuci Steam (Kendaraan Roda 2 dan 4). Dalam AJB ini, terdapat tanda-tangan Ny. Supinah selaku Tergugat I dan di kwitansi pembayaran ada saksi bernama UJANG. Padahal, sebelumnya ada perkataan bahwa Ny. Supinah tidak bisa baca dan tulis, bahkan membubuhkan tanda-tangan saja tidak bisa, hanya cap jempol. Ternyata dalam AJB 363/2011 dan kwitansi tanda-terima pembayaran ini Ny. Supinah membubuhkan tanda-tangannya dengan jelas.Bahkan, di kwitansi pembayaran disaksikan oleh UJANG. Padahal, Kuasa Hukum para tergugat dalam jawabannya sempat membuat eksepsi bahwa kliennya bernama Nana Ruhyana, bukan UJANG. Dengan demikian, tulisan nama dan tanda-tangan UJANG di kwitansi tanda terima pembayaran, telah menggugurkan klaim atau alibi mereka sendiri.

Para Penggugat sangat berharap Majelis Hakim akan memberikan putusan yang seadil-adilnya dalam perkara a quo, karena semua fakta-fakta telah dijelaskan oleh para saksi yang dihadirkan oleh para penggugat, berikut 75 lembar akta bukti yang telah diserahkan.

Sidang dengan agenda selanjutnya akan digelar kembali pada hari Rabu, tanggal 28 April 2021. Berikut adalah 7 lembar bukti tambahan para penggugat :

NO. BUKTI NAMA AKTA/SURAT KETERANGAN
1


 

ATP-1 Copy Surat Setoran Pajak Daerah, Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (SSPD BPHTB) yang dibayarkan oleh SAEPULOH, S.Pd CS, dibayarkan melalui Bank BJB dengan validasi bank pada tanggal 07 Mei 2018. Copy dari copy.
2 ATP-2 Copy Tanda Terima Setoran Pajak (MPN Billing) atau Pajak Penjualan atas tanah a quo, yang diterima oleh Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan RI, yang dibayarkan melalui PT Pos Indonesia (Persero) senilai Rp. 7.290.000,- (Tujuh Juta Dua Ratus Sembilan Puluh Ribu Rupiah), yang dibayarkan oleh UU Sumirat (pegawai PPATS Kec. Pebayuran).

 

Sesuai dengan Aslinya. Dari Copy Tanda Terima Setoran Pajak (MPN Billing) ini diketahui ternyata Sdr. UU SUMIRAT, yang mewakili Camat Pebayuran selaku PPATS, telah membuat Jawaban tidak berkualitas dengan menyatakan : “Adapun untuk arsip-arsip Akta Jual Beli No. 144/V/Kec.Pbyrn/1981, tgl 26 September 1981 dalam sepengetahuan kami akte tersebut memang tidak ada Arsifnya”, yang ditanda-tangani oleh H. Hanip, S.Sos., MM selaku Camat Pebayuran, tgl 10 Maret 2021.
3 ATP-3 Copy Tanda Terima Setoran Pajak (Cetakan Kode Billing) atau Pajak Penjualan atas tanah a quo, yang diterima oleh Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan RI,  senilai Rp. 7.290.000,- (Tujuh Juta Dua Ratus Sembilan Puluh Ribu Rupiah), yang dibayarkan oleh UU Sumirat (pegawai PPATS Kec. Pebayuran). Sesuai dengan Aslinya. Dari Copy Tanda Terima Setoran Pajak (Cetakan Kode Billing) ini diketahui ternyata Sdr. UU SUMIRAT, yang mewakili Camat Pebayuran selaku PPATS, telah membuat Jawaban tidak berkualitas dengan menyatakan : “Adapun untuk arsip-arsip Akta Jual Beli No. 144/V/Kec.Pbyrn/1981, tgl 26 September 1981 dalam sepengetahuan kami akte tersebut memang tidak ada Arsifnya”, yang ditanda-tangani oleh H. Hanip, S.Sos., MM selaku Camat Pebayuran, tgl 10 Maret 2021.
4 ATP-4 Copy Tanda Terima Setoran Pajak (MPN Billing) atau Pembayaran PPH Waris atas tanah a quo, yang diterima oleh Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan RI, yang dibayarkan melalui PT Pos Indonesia (Persero) senilai Rp. 6.075.000,- (Enam Juta Tujuh Puluh Lima  Ribu Rupiah), yang dibayarkan oleh H. SUPARDI CS. Copy dari copy.
5 ATP-5 Copy Tanda Terima Setoran Pajak (Cetakan Kode Billing) atau Pembayaran  PPH Waris atas nama H. SUPARDI CS, Kp. Bojongsari Rt. 001/Rw.002, Desa Sumbersari, Kec. Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Dengan nama penyetor REFFDI, yang diterima oleh Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan RI,  senilai Rp. 6.075.000,- (Enam Juta Tujuh Puluh Lima  Ribu Rupiah). Tertanggal 3 Mei 2018.

 

Copy dari copy.
6 ATP-6 Photo ketika  Pengembalian Batas yang diminta oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal selaku Penyidik a.n. Kepala Kepolisian Resort Metro Bekasi yang ditanda-tangani oleh AKBP Dwi Prasetyo Wibowo, S.IK dihadiri oleh :

1. Petugas Kantor ATR/BPN Kab. Bekasi

2. Petugas Polsek Pebayuran

3. Petugas Kecamatan Pebayuran

4. Petugas dari Desa Karang Haur

5. Sdr. Nurhuda

6. Sdr. Saepuloh, S.Pd

7. Sdr. Kiki, perwakilan dari Zean Cornellia

8. Petugas Reskrim Polres Metro Bekasi Kabupaten

9. Dll

Sesuai dengan photo aslinya
7 ATP-7 Copy Buku Tanah dengan SHM No. : 5 Tahun 1970 atas nama WASTIRI. Copy dari copy. Aslinya ada ditangan TERGUGAT III, namun saat ini sudah diserahkan kepada TERGUGAT I dan TERGUGAT II melalui Sdr. NURHUDA.
8 ATP-8 Kwitansi Pembayaran untuk Penanganan Kasus Tanah di Desa Karanghaur, Kec. Pebayuran untuk pengajuan gugatan PMH di PN Cikarang, senilai Rp. 150.000.000,- (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah). Dibayarkan oleh SAEPULOH, S.Pd ke Kantor Hukum M. Junaedi & Rekan. Sesuai dengan Aslinya. Dari kwitansi ini nampak bahwa karena gangguan teror dari Tergugat I dan Tergugat II yang membuat Laporan Polisi, somasi-somasi, memasang plang di tanah a quo,  sehingga Para Penggugat harus mengeluarkan biaya Jasa Advokat dan Advokasi.

Dan akta bukti tambahan berikutnya adalah :


NO. BUKTI NAMA AKTA/SURAT KETERANGAN
1


 

ATP-9 Copy Tanda Bukti Setoran Pajak Bumi & Bangunan (PBB) dengan Nomor Objek Pajak (NOP): 32.18.130.005.001-0021.0, Nama Wajib Pajak: JAENAH SUJAI, Alamat Wajib Pajak: Kp. Teluk Haur, Alamat Objek Pajak: Kp. Teluk Haur, yang dibayar sejak tahun 1995 s/d 2021. Namun karena adanya transaksi jual beli antara Penggugat II dan Turut Tergugat I pada hari Selasa, tanggal 15 Mei 2018 dengan terbitnya Akta Jual Beli No. 466/2018, dibuat dihadapan Drs. M. Nabrih Binin Saend, MM selaku PPATS Camat Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Maka kewajiban membayar PBB menjadi beban Turut Tergugat I sejak tahun 2018. Copy dari asli, yang didapat dari Kantor Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Asset (Kantor PBB/Pajak) Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, sebagaimana diterangkan oleh Pak Robi, Pegawai Kantor PBB PemDa Kab. Bekasi, pada sidang kesaksian, hari Rabu, tanggal 14 April 2021.
2 ATP-10 Copy Akta Jual Beli No. 363/2011 yang dibuat hari Senin, tanggal 21 Nopember 2011 yang menerangkan bahwa Ny. Supinah Binti Emod (Tergugat I), telah menjual tanahnya kepada dr. Jamil Muslim, MM (Penggugat III). AJB ini ditanda-tangani langsung oleh Ny. Supinah Binti Emod, yang konon kata Nurhuda, ybs buta huruf dan tidak bisa tanda-tangan (hanya cap jempol saja).

AJB ini dimaksudkan sebagai BUKTI PEMBANDING bahwa NY. SUPINAH cakap dan bisa menandatangani transaksi JUA BELI.

 

Sesuai dengan Aslinya. Dari Copy AJB ini kita dapat mengetahui bahwa Ny. SUPINAH selaku TERGUGAT I tidak buta huruf dan dapat menulis, bahkan menandatangani transaksi Jual Beli tanahnya dengan PENGGUGAT III pada tahun 2011.
3 ATP-11 Copy Kwitansi Pembayaran DP Pembelian Tanah Darat seluas 620 M2 atas nama (Alm.) Tatang dan Ny. Supinah (Tergugat I) yang ditanda-tangani oleh Oon Setiawati (Istri Tatang) dan disaksikan oleh UJANG SURYANA dan RADIM.

Dengan kalimat : Telah terima dari H.M. SUPARDI (Penggugat I) dan dr. H. JAMIL MUSLIM, MM (Penggugat III) uang senilai Rp. 30.000.000,- (Tiga Puluh Juta Rupiah), Sumbersari, tertanggal 30-09-2011.

Sesuai dengan Aslinya. Dari Copy kwitansi pembayaran ini diketahui ternyata Sdr. NANA RUHYANA selaku TERGUGAT II, nama yang sebenarnya adalah UJANG SURYANA, sesuai dengan yang bersangkutan tulis sendiri dan tanda-tangani di kwitansi pembayaran tersebut.
4 ATP-12 Copy Kwitansi Pembayaran jual beli sebidang tanah darat seluas 161 M2 dengan SPPT PBB No.: 004-0035, atas nama Ny. SUPINAH selaku TERGUGAT I yang terletak di Kp. Telukhaur, Rt. 03/03, Desa Karanghaur, yang ditanda-tangani oleh Ny. Supinah (Tergugat I) dan Ujang Suryana (Tergugat II) yang disaksikan oleh SUDARMA dan KARDI.

Dengan kalimat : Telah terima dari H.M. SUPARDI (Penggugat I) dan dr. H. JAMIL MUSLIM, MM (Penggugat III) uang senilai Rp. 24.150.000,- (Dua Puluh Empat Juta Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah), Karanghaur, tertanggal 10 Oktober 2011.

Sesuai dengan Aslinya. Dari Copy kwitansi pembayaran ini kita dapat mengetahui bahwa Ny. SUPINAH selaku TERGUGAT I tidak buta huruf dan dapat menulis, bahkan menandatangani transaksi Jual Beli tanahnya dengan PENGGUGAT I dan PENGGUGAT III pada tahun 2011.
5 ATP-13 Copy Kwitansi Pembayaran Pelunasan Jual Beli sebidang tanah darat atas nama (Alm.) Tatang, yang ditanda-tangani oleh Oon Setiawati (istri Tatang) senilai Rp. 37.400.000,- disaksikan oleh RADIM.

Dengan kalimat : Telah terima dari H.M. SUPARDI (Penggugat I) dan dr. H. JAMIL MUSLIM, MM (Penggugat III) uang senilai Rp. 37.400.000,- (Tiga Puluh Tujuh Juta Empat Ratus Ribu Rupiah), Sumbersari, tertanggal 26-10-2011.

Sesuai dengan Aslinya. Dari Copy Kwitansi Pembayaran jual beli ini diketahui bahwa Sdri. Oon Setiawati telah menjual tanah waris milik suaminya, (Alm.) Tatang, sedangkan Tatang adalah salah seorang anak dari Ny. Supinah.
6 ATP-14 Copy Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan Tahun 2016 masih atas nama NY. SUPINAH (Tergugat I) dengan NOP: 32.18.130.005.004-0035.0. Sesuai dengan aslinya
7 ATP-15 Copy Surat Tanda Terima Setoran  Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan Tahun 2016 masih atas nama NY. SUPINAH (Tergugat I) dengan NOP: 32.18.130.005.004-0035.0. Sesuai dengan aslinya

UNOFFICIAL TRANSLATION :

MJA TEAM ATTENDED ADDITIONAL PROOF & TESTIMONY FROM THE PLANNING PARTIES IN CIKARANG DISTRICT COURT

CIKARANG – Adv. M. Junaedi, A.Md., S.H., CIL, Adv. KBP (P.) H. Sudiro, S.H., M.H., and Adv. Moh. Tamrin, S.H., from the Law Office of M. Junaedi & Associates (MJA Law Office), which is domiciled at Jln. Dr. Ratna Raya No. 34A, Jatibening, Pondokgede, Bekasi City (Gedung 212 – Goro, opposite RM Kampung Kecil) and / or Jl. Taman Heliconia Blok HP1, Tanah Apit No. 33A, Pusaka Rakyat, Kec. Tarumajaya, Bekasi City, West Java 17214 and / or Jln. Garuda 6 Blok H13-15, Rt. 03/024, BGA 2, Sumberjaya, South Tambun, Bekasi District 17519, attended the trial of evidence and additional testimony from the plaintiffs regarding land disputes in Karanghaur Village, Kec. Pebayuran with case number: 256 / Pdt.G / 2020 / PN. Ckr on Wednesday, April 21, 2021.

In this evidentiary hearing the three plaintiffs’ attorneys submitted 7 additional proof deeds, so that all of them were 75 pieces of evidence deed, most of which were copies of the original documents belonging to the plaintiffs and had been passed by the Post Office. Meanwhile all of the witnesses presented were 4 people. One of them is Mr. Ujang A.S., who used to be the Secretary of Sumbersari Village and put his signature on the Deed of Sale and Purchase No. 144 / V / Kec.Pbyrn / 1981, dated 26 September 1981.

The interesting thing about the plaintiffs’ additional proof is the finding of comparative evidence, namely the Sale and Purchase Deed No .: 363/2011 in which the land belongs to Mrs. Supinah Binti Emod (Defendant I) who was sold to H.M. Supardi (Plaintiff I) and dr. Jamil Muslim, M.M. (Plaintiff III) which is currently used as a Steam Washing Service (for 2 and 4 Wheeled Vehicles). In this AJB, there is the signature of Mrs. Supinah as Defendant I and on the receipt of payment was a witness named UJANG. In fact, previously there was a saying that Mrs. Supinah could not read and write, she could not even sign her own name, only a thumbprint. It turned out that in AJB 363/2011 and the receipt for this payment receipt, Mrs. Supinah signed her signature clearly. In fact, the payment receipt was witnessed by UJANG. In fact, the defendants’ attorneys in their response made an exception that his client was named Nana Ruhyana, not UJANG. As such, writing the name and signature of the UJANG on the receipt of payment invalidates their own claim or alibi.

The Plaintiffs really hope that the Panel of Judges will give the fairest verdict in the a quo case, because all the facts have been explained by the witnesses presented by the plaintiffs, along with 75 pieces of evidence deeds that have been submitted.

The trial with the next agenda will be held again on Wednesday, April 28, 2021.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *